top of page

Group

Public·424 membres

Muchammad Badrudin
Muchammad Badrudin

Cybersecurity Quantum: Ancaman Baru bagi Perusahaan Indonesia

ree

Komputasi kuantum muncul sebagai terobosan teknologi yang mengubah paradigma keamanan siber, terutama dengan kemampuannya memecahkan enkripsi konvensional seperti RSA melalui algoritma Shor. Perusahaan di Indonesia, yang semakin bergantung pada digitalisasi, menghadapi risiko tinggi karena data sensitif seperti transaksi keuangan dan informasi pelanggan rentan diretas. Ancaman ini diperburuk oleh strategi "harvest-now, decrypt-later" di mana peretas menyimpan data terenkripsi saat ini untuk dibobol nanti.​



Dampak pada Sektor Bisnis


Perusahaan Indonesia di sektor keuangan dan manufaktur paling terdampak, dengan potensi kerugian miliaran rupiah akibat pembobolan enkripsi ECC dan RSA yang masih dominan digunakan. BSSN mencatat 1,2 miliar ancaman siber pada 2023, dan quantum computing bisa mempercepat serangan ultrascale ini. Tanpa persiapan, rantai pasok digital nasional berisiko lumpuh, memengaruhi ekonomi secara keseluruhan.​



Strategi Mitigasi


Adopsi kriptografi post-kuantum menjadi solusi utama, dengan standar NIST yang direkomendasikan untuk transisi bertahap. Perusahaan disarankan melakukan audit kriptografi dan investasi pada riset kuantum-safe, termasuk kolaborasi dengan institusi seperti Telkom University yang aktif meneliti ancaman kuantum. Pelatihan karyawan dan integrasi keamanan kuantum dalam infrastruktur cloud juga krusial untuk mengurangi celah.​



Tantangan di Indonesia


Keterbatasan sumber daya dan kurangnya regulasi nasional menghambat adopsi, meski BSSN dan NCSC telah memperingatkan urgensi. Investasi R&D rendah membuat Indonesia tertinggal dibanding negara maju, sementara serangan negara-negara tertentu berpotensi menargetkan infrastruktur kritis. Kerja sama internasional dan peningkatan SDM melalui pendidikan tinggi diperlukan untuk menghadapi "Q-Day".​



Langkah ke Depan


Perusahaan harus memulai migrasi ke enkripsi kuantum-resistant sekarang, dengan prioritas pada data bernilai tinggi. Pemerintah dapat mendorong kebijakan insentif untuk percepatan transisi, memastikan Indonesia tak tertinggal di era pasca-kuantum. Dengan aksi proaktif, ancaman ini bisa berubah menjadi peluang inovasi siber.


1 vue

membres

  • Joan Juliana
    Joan Juliana
  • Riya Patel
    Riya Patel
  • Kartik Rajput
    Kartik Rajput
  • An An
    An An
  • zilimka sakity
    zilimka sakity
  • Facebook
  • Twitter
  • LinkedIn

© 2022 par Association franco-bosniaque des entreprises

bottom of page